Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Saturday, 27 December 2014

Tradisi Blora, Ternak Sapi di Blora Kandangnya di dalam Rumah



Blora, Harianblora.com – Berbeda daerah, tentu berbeda pula adat istiadat, tradisi dan kebudayaan. Di Kabupaten Pati, Kudus, Demak, ternak sapi kandangnya di luar rumah, namun ternak sapi di Blora kandangnya di dalam rumah. Di Jawa Tengah sendiri, banyak kabupaten penghasil sapi yang bisa dijadikan bahan ekspor. Tidak hanya di Blora, di kabupaten lain seperti Grobogan, Rembang, Pati, Demak, Kudus juga menghasilkan sapi dari berbagai jenis.

Uniknya, di Blora rata-rata bahkan hampir semua peternak sapi menaruh sapinya di dalam rumah. Entah itu kebiasaan, atau untuk menghindari maling sapi, atau untuk keamanan agar sapi tidak dicuri. Ngatimin, warga Rt 4 Rw 1 Desa Tambahrejo, Tunjungan, Blora mengatakan sapi di Blora sudah biasa ditaruh di dalam rumah. “Sapi di sini ya ditaruh di dalam rumah, meskipun ada kandangnya sendiri. Bahkan ada juga yang di taruh di ruang tamu, makan ya di sana, minum dan buang kotoran juga di sana,” ujarnya saat ditemui Harianblora.com, Sabtu (27/12/2014). 

Di rumahnya, Ngatimin bersama istrinya Lasini beternak sapi jenis Brahman hasil kawin suntik. “Di sini sudah menernak sapi jenis Brahman hasil kawin suntik, warnanya rata-rata cokelat,” ujar Dia. Sapi jenis Brahman, awalnya merupakan keturunan sapi jenis Zebu atau Boss Indiscuss. Pertama kali, sapi Brahman berkembang biak dan berasal dari India. Selanjutnya, tahun 1849 berkembang pesat di Amerika dan sampai sekarang berkembang di Indonesia lewat perkembangan kawin suntik.

Alasan mengapa sapi ditaruh di rumah, menurut Ngatimin dan istrinya agar aman dari maling. “Kalau ditaruh di luar rumah ya dicuri maling. Ceritanya, dulu setiap sapi yang ditaruh di luar rumah sering hilang dicuri maling. Akhirnya, penduduk di Blora sejak saat itu mulai menaruh sapinya di dalam rumah,” jelas Dia. Seiring berkembangnya zaman, lantai sapi juga mulai disemen, karena zaman dulu cukup digladak dengan papan kayu jati atau cukup dengan lantai tanah.

Terpisah, Sukawi, warga Dukuhseti, Pati, pertama kali ke Blora kaget saat melihat kandang sapi yang berada di dalam rumah. “Kalau di Pati, kandang sapi ya di luar rumah, bukan di dalam rumah bersama pemiliknya,” ujar bapak dari tiga anak tersebut kepada Harianblora.com, Sabtu (27/12/2014). Saya sudah beternak sapi sejak SD, katanya, namun sampai sekarang di Pati kalau ternak sapi ya tidak ada yang ditaruh di dalam rumah, kecuali tempatnya sempit. (Red-HB10/Foto: Harianblora.com). 

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Tradisi Blora, Ternak Sapi di Blora Kandangnya di dalam Rumah Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora