Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Saturday, 14 February 2015

Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner Karya Warga Blora Dibedah di Semarang



Semarang, Harianblora.com – Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner karya warga Blora dibedah di Semarang yaitu yang diterbitkan Kalam Nusantara.  Buku ini ditulis oleh Hamidulloh Ibda dan juga Dian Marta Wijayanti, keduanya adalah warga Tunjungan, Kabupaten Blora.


Diskusi ini digelar dalam rangka memanfaatkan momentum Valentine 2015 dengan mengisi kegiatan positif. Selain penulis, hadir pula beberapa aktivis, yaitu pengurus Forum Muda Cendekia (Formaci) Jawa Tengah, Lingkar Studi Mahasiswa (Lisuma) Cabang Blora dan beberapa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang.

“Buku ini diterbitkan Kalam Nusantara dan dicetak Formaci Press,” ujar Dian Marta Wijayanti selaku penulis buku. Banyak adik-adik saya PGSD yang sudah mengoleksi, kata dia, sebab isinya sangat menarik dan tergolong baru. 

“Soalnya sampai saat ini idiom guru ya cuma idaman, guru sejati, guru menarik, guru ideal, itu adalah bagian dari guru profesional. Sedangkan konsep guru revolusioner itu di atas dan lebih tinggi daripada sekadar profesional,” beber lulusan terbaik PGSD Unnes itu.

Diskusi yang digelar sore hari ini bertempat di kantor Smarta School Semarang yang terlaksana atas kerjasama Smarta School dan Formaci Jateng.

Buku yang ditulis dua orang ini termasuk buku baru dalam dunia pendidikan. Salah satu peserta diskusi, Nailul Mukorobin, mengatakan buku tersebut sangat bernas dan memiliki gagasan baru. “Selama ini yang ada dalam dunia pendidikan adalah guru profesional sesuai UUGD tahun 2005, namun ini beda, karena mengambil idiom revolusioner, di lebih tinggi dan di luar undang-undang,” beber staf pengajar Psikologi Agama di FIP Unnes tersebut. (Red-HB23/Hasyim/Harianblora.com/Foto: Formaci Press).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner Karya Warga Blora Dibedah di Semarang Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora