Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Tuesday, 10 February 2015

Kepala Sekolah di Kabupaten Blora Harus Jujur



Blora, Harianblora.com – Kepala Sekolah di Kabupaten Blora harus jujur dalam pengisian PDSS dengan tidak memanipulasi nilai. Hal itu diungkapkan Dr Musahadi MAg, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang saat sosialisasi SNMPTN, Senin (8/2/2015) di SMKN 2 Kabupaten Blora.
 
Peserta sosialisasi SNMPTN tahun 2015 oleh UIN Walisongo
Tak hanya di Blora, sosialisasi SNMPTN tahun 2015 ini juga dilaksanakan di Demak, Jepara dan Kudus. Dalam sosialisasi tersebut, Tim Sosialisasi SNMPTN 2015 dari UIN Walisongo masih menemukan masalah-masalah, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, sampai pada sektor administrasi sekolah, seperti adanya sekolah yang masih bermasalah dalam Nomor Induk Sekolah (NIS) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Musahadi mengatakan, apabila pihak sekolah masih menjumpai masalah-maslah dalam pengisian PDSS, maka harus segera berkonfirmasi dengan panitia pusat melalui laman resmi SNMPTN, yakni halo.snmptn.ac.id atau menghubungi call center 0804-1-450-450.

Musahadi yang juga Tim Sosialisasi SNMPTN 2015  mengingatkan kepada kepala sekolah agar jujur saat mengisi PDSS dan dilarang keras memamipulasi nilai. “Karena sistem nantinya akan mendeteksi kecurangan melalui verifikasi. Sehingga kalau ada yang melakukan kecurangan dan terbukti, maka sekolah tersebut akan diblacklist pada pelaksanaan SNMPTN tahun yang akan datang dan siswanya akan dianggap gugur keikutsertaannya,” ujar dosen kelahiran Demak tersebut.

Wakil Rektor tersebut menghimbau kepada para kepala sekolah di Kabupaten Blora untuk segera melakukan pengisian PDSS. “Jangan sampai menunda-nunda, karena apabila terjadi masalah, maka dapat segera dikonfirmasikan dengan panitia pusat untuk mendapatkan penyelsaian secepatnya,” beber doktor dari Pascasarjana UIN Walisongo tersebut.

Kepala sekolah, kata dia, harus merubah tradisi pengisian PDSS di akhir-akhir waktu, karena dikhawatirkan akan berjuble pada saat itu, belum lagi kalau menjumpai masalah, sehingga tidak bisa mendapatkan penyelesaian. Usai di Blora, sesuai rencana dari tim, sosialisasi SNMPTN 2015 akan dilanjutkan di Pati dan Rembang. (Red-HB10/Foto: H-1). Baca juga: UIN Walisongo Semarang Blusukan Sosialisasi SNMPTN 2015 di Blora.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kepala Sekolah di Kabupaten Blora Harus Jujur Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora