Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Tuesday, 22 August 2017

Menikmati Kopi Plukaran Khas Pati

Kopi Plukaran produk Niam Atmaja
Bagi pecinta kopi, menikmati kopi, si hitam manis, bukan sekadar minum saja, melainkan menggunakan berbagai pendekatan dan rasa. Mengapa? Jika sekadar ngopi, tak ada bedanya dengan “mbah-mbah” yang nyeruput hanya untuk pengusir kantuk.


Hal itu berbeda dengan yang dialami Niam Atmaja, salah satu penikmat dan juga penjual, peracik Kopi Plukaran. Ia sehari-hari mengaku bersentuhan dengan kopi di bawah lereng gunung Muria tersebut.

Sebagai kabuaten yang daerahnya lengkap, ada laut, daratan, gunung dan danau, kali, Kabupaten Pati memang memiliki puluhan bahkan ratusan kuliner maknyus. Salah satunya adalah Kopi Plukaran sebagai salah satu kekayaan lokal khas Bumi Mina Tani tersebut.

Apa itu Kopi Plukaran?
Kepada Harianblora.com, Niam, sapaannya, menjelaskan bahwa Kopi Plukaran merupakan salah satu kopi khas Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Plukaran adalah satu desa di kabupaten Pati penghasil kopi terbesar, karena mayoritas penduduknya bertani kopi. Kopi yang dihasilkan dari para petani setempat memiliki cita rasa berbeda dari kebanyakan kopi lokal lainnya,” jelas Niam kepada Harianblora.com tak lama ini.

Kopi robusta yang dikembangkan oleh petani setempat, lanjut dia, dapat dibuktikan rasanya. 
“Kopi plukaran di racik dari biji-biji pilihan agar cita rasanya tetap terjaga,” beber Niam kepada Harianblora.com baru-baru ini.

Kopi Plukaran, menurut dia, menjadi salah satu khazanah kuliner kopi di wilayah Pati. Jika dibandingkan dengan kopi lain, misalnya kopi Lasem Rembang, Kopi Plukaran memiliki cita rasa yang berbeda.

Kopi ini, memang sangat berbeda dari berbagai aspek, mulai dari proses pengeringan, pembuatan sampai dengan penyajiannya.

Kopi Plukaran memiliki karakter tersendiri yang jelas berbeda dengan Kopi Lasem, Kopi Lampung, Kopi Kudus dan kopi-kopi sachet pada umumnya.

Kopi Plukaran, simpelnya, adalah kopi dari Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Lokasinya, di lereng Gunung Muria yang kaya akan hasil kopinya.

Anda, kata Niam, yang suka kopi bisa mencicipi Kopi Plukaran hanya dengan harga murah. Sebab, menurut dia, kopi itu adalah sumber inspirasi.

Bahkan, belakangan ada diktum tentang kopi bertebaran menjadi meme bahkan sebuah lagu. “Kuat dilakoni, ra kuat ditinggal ngopi,” itu salah satunya. Jadi, tak ada salahnya jika Anda mencicipi Kopi Plukaran khas Pati ini. (HB44).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Menikmati Kopi Plukaran Khas Pati Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora