Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Friday, 13 October 2017

Membuang Stigma Negatif Hari Tanpa Bra

Nona Ayu
Semarang, Harianblora.com - Hari ini, Jumat (13/10/2017) diperingati sebagai Hari Tanpa Bra atau No Bra Day sebagai bentuk peringatan yang dilakukan untuk mempromosikan kesehatan payudara seorang perempuan. Banyak kegiatan digelar dalam rangka mendukung hari tersebut. Sebab, sudah saatnya perempuan peduli terhadap payudaranya sendiri.

Bagi pegiat seni foto model di Kota Semarang, Abigail Ayu R.S, Hari Tanpa Bra adalah momentum unutk mengekspresikan diri kaum hawa. Menurut dia, Hari Tanpa Bra harus dimaknai positif demi kesehatan perempuan.

“Bagi saya Hari Tanpa Bara ya hari yang menyenangkan untuk mengekspresikan diri,” ujar Abigail Ayu R.S kepada Harianblora.com, Jumat (13/10/2017).

Menurut dia, dari pengalaman yang ditemukan, memakai atau tidak memakai bra sebenarnya lebih menyehatkan jika perempuan tidak memakai bra. “Sebenarnya sehat tanpa bra, karena peredaran darah menjadi lancar,” beber perempuan yang bergiat di modelling itu.

Akan tetapi, stigma negatif pada perayaan No Bra Day masih melekat di negeri ini. Menurut dia, ada beberapa alasan hal itu bisa terjadi.

“Karena, banyak orang yang pemikirannya tabu. Tidak open mind. Kalau di negara yang open mind sudah biasa soal bra atau tanpa bra,” jelasnya.

Ia juga membeberkan, untuk mempromosikan Hari Tanpa Bra, perlu promosi agar semua kaum hawa tahu dan tidak tabu ketika mendengar Hari Tanpa Bra.

“Seharusnya sering dibikin seminar pengetahuan tentang pentingnya kesehatan organ intim tubuh. Tujuannya agar tidak dianggap tabu. Karena itu penting untuk mengetahui agar banyak orang yang mengerti dan tau cara merawatnya. Sehingga yang berpikiran tabu berkurang dan harus dilakukan sejak dini,” papar perempuan yang juga akrab disapa Nona Ayu itu.

Ia juga berpendapat, melalui perayaan Hari Tanpa Bra itu, perempuan di negeri ini makin sadar akan pentingnya kesehatan payudara.

“Harapan saya di Hari Tanpa Bra ini, intinya wanita semakin menyadari pentingnya merawat payudaranya, karena sehat itu mahal, intinya itu sih,” pungkas dia. (Red-HB33/Ham).

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Membuang Stigma Negatif Hari Tanpa Bra Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora