Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah dari para Kiai, Santri dan Ulama Nusantara.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Wednesday, 11 October 2017

RTD Bendung Greneng Tunjungan Disosialisasikan

Tunjungan, HarianBlora.com - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana pada hari Selasa (10/10/2017) menyelenggarakan kegiatan konsultasi sekaligus sosialisasi Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendung/Waduk Greneng Kecamatan Tunjungan.

Bertempat di Pendopo Kantor Camat Tunjungan, sosialisasi dihadiri langsung oleh Bupati Djoko Nugroho, Wakil Ketua DPRD Blora H.Abdullah Aminudin Amd, Sekda Drs. Bondan Sukarno MM, Kasi Intel Kejari Blora David Supriyanto, Camat Tunjungan Bambang Dwi Priyono SE, Forkopimcam dan para Kepala Desa yang wilayahnya berada di DAS Greneng.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala BBWS Pemali Juwana Ir. H. Ruhban Ruzziyatno, MT yang diwakili Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan SDA, IGN Carya Andi Baskara mengatakan tujuan dilaksanakannya konsultasi sekaligus sosialisasi Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendung/Waduk Greneng adalah untuk memberikan panduan kepada warga masyarakat yang tinggal di DAS Greneng tentang tindakan apa yang harus dilakukan jika nanti terjadi situasi darurat akibat banjir karena jebolnya waduk.

“Sosialisasi ini bukan berarti saat sekarang sedang terjadi potensi bahaya. Namun hanya untuk memberikan pengetahuan atau kewaspadaan jika sewaktu waktu nanti ada potensi bencana. Sehingga warga sudah tahu apa saja tanda tandanya dan apa yang harus dilakukan guna meminimalisir jumlah korban,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan BBWS Pemali Juwana di Kecamatan Tunjungan. Ia berharap seluruh Kepala Desa bisa mengikuti sosialisasi sampai selesai dan menyampaikan apa yang disosialisasikan kepada warga masyarakatnya. Sehingga seluruh warga mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi situasi darurat.

“Pak Kades, Bu Kades, ini acara yang bagus untuk membekali jenengan agar tanggap jika ada potensi bencana. Bukan berarti saat ini akan terjadi bencana. Tolong nanti setelah acara selesai, materi yang didapatkan disampaikan ke semua warganya,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati yang akrab dipanggil Pak Kokok ini juga meminta kepada BBWS Pemali Juwana agar penyaluran air Greneng bisa dilakukan secara berkesinambungan dan teratur agar bisa dimanfaatkan para petani dalam mengolah sawahnya. “Yang saya tahu, beberapa tahun terakhir air waduk Greneng sudah jarang disalurkan untuk irigasi pertanian,” tegasnya. (Red-HB33/Hms).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: RTD Bendung Greneng Tunjungan Disosialisasikan Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora