Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Thursday, 7 September 2017

Ternyata, NU Garis Lurus itu ASRABI Alias Aswaja Rasa Wahabi

Suasana Kopi Darat (Kopdar) Majelis Cyber Duta Islam (MaCDI) ke 1 di Pondok Pesantren Putra Putri Al-Asror, Jalan Kauman 1 Patemon, Gunungpati, Kota Semarang, Minggu malam (3/9/2017).
Semarang, Harianblora.com - Direktur NU Online Mohamad Syafi' Ali (Savic Ali) menegaskan bahwa banyaknya fenomene ASRABI atau Aswaja Rasa Wahabi harus diantisipasi para jemaah dan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) karena meresahkan.

Sebab, selama ini munculnya NU Garis Lurus dengan beberapa kiainya justru melemahkan NU dan dompleng kebesaran NU, padahal mereka hakikatnya adalah wahabi, bukan penganut yang benar-benar mengamalkan Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.

 “Fenomena NU Garis Lurus itu juga ASRABI, Aswaja rasa Wahabi,” beber Savic Ali dalam kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Majelis Cyber Duta Islam (MaCDI) ke 1 di Pondok Pesantren Putra Putri Al-Asror, Jalan Kauman 1 Patemon, Gunungpati, Kota Semarang, Minggu malam (3/9/2017).

Ia mengatakan, bahwa ASRABI itu selalu bernada keras dan intoleran sama seperti wahabi pada umum ya. Padahal, menurut dia, kiai-kiai NU yang paling konservatif saja masih nasionalis. "Bukan tenggelam dalam Asrabi itu, Aswaja Rasa Wahabi," beber pria yang pernah nyatri di Kajen, Pati itu.

NU Garis Lurus sebenarnya bukan Aswaja beneran, namun justru wahabi yang mengaku Aswaja yang selalu nyinyir terhadap NU.

Kalau pesan Mbah Wahab Chasbullah itu, kata dia, jangan keras-keras nek ora due keris.

Jadi orang NU itu, kata dia, tak perlu galak-galak. "Biarkan saja orang yang menfitnah. Namanya anak kecil, tapi mereka tidak merasa kecil,” lanjut aktivis reformasi 1998 tersebut.

Orang NU itu jumlahnya banyak, kalau gerak, pasti kalau. "Gak gerak saja medeni, apalagi gerak. Makanya Gus Dur ketika diturunkan jadi presiden, beliau diam. Wis barke wae. Tapi kalau Gus Dur merespon, kondisi saat itu pasti kacau. (red-HB11/HI).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Ternyata, NU Garis Lurus itu ASRABI Alias Aswaja Rasa Wahabi Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora