Harian Blora menerima rilis tulisan baik berupa berita, juga opini, cerpen dan puisi. Naskah silahkan kirim ke redaksiharianblora@gmail.com

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Friday, 22 January 2016

Membongkar Misteri Gunung Kelud

Oleh Kapten Inf Sutrisno
Penulis adalah Danramil Ngancar-Kodim 0809/Kediri

Misteri Gunung Kelud perlu dibongkar. Pasalnya, Gunung Kelud identik dengan keindahan hutan di sekelilingnya dan udara sejuk yang menyegarkan pikiran, terlepas dari sengketa hak atas kepemilikan dan status kewilayahan Gunung Kelud itu sendiri, banyak cerita yang beredar di kalangan masyarakat, entah itu berlatarbelakang mitos atau hanya karangan belaka, mungkin juga suatu kenyataan sejarah.

Gunung Kelud sendiri, tidak terlepas dari nama besar Lembu Suro, yang berawal dari kutukan oleh ayah kandungnya sendiri menjadi manusia berkepala lembu dan tidak diperbolehkan tinggal di Kahuripan. Seiring waktu Maheso Suro tumbuh menjadi dewasa akhirnya sampai di daerah lereng tenggara sebuah bukit yang masih berupa hutan belantara tak bertuan yang dikuasai Jin dengan bala tentara makhluk halus lainnya. Dan di tempat inilah Maheso Suro yang telah tumbuh dewasa membuka lahan atau hutan untuk dijadikan tempat tinggal.

Suatu hari  Lembu Suro mendengar kabar bahwa di Kediri ada seorang putri yang cantik jelita bernama Dewi Kilisuci, kemudian dia datang ke Kediri dengan maksud melamar sang putri. Begitu mendengar maksud kedatangan Lembu Suro tersebut, sang Dewi Kilisuci menolak, karena sang Dewi ngeri melihat fisik dan sosok Lembu Suro. Agar tidak menimbulkan kemarahan Lembu Suro dan juga menghindari peperangan antara Kediri dan Bandarangin yang ujung ujungnya dapat menyengsarakan rakyat jelata, akhirnya Dewi Kilisuci membuat syarat kepada Lembu Suro ,untuk membuatkan sumur di tapal batas Kediri dan Bandarangin, yang berhubungan dengan laut selatan.

Begitu mendengar sumur yang dikerjakan Lembu Suro sudah hampir tembus ke Laut Selatan. Dewi Kilisuci pun panik, kemudian memanggil Patih Pujanggeleng untuk menghentikan pembuatan sumur tersebut. Patih Pujanggeleng segera membawa prajurit dengan membawa daun-daun kelor dan tombak-tombak menuju sumur yang dikerjakan Lembu Suro. Begitu sampai di sumur dan melihat didalamnya masih ada Lembu Suro, Sang Patih Pujanggeleng tanpa pikir panjang memerintahkan prajurit Kediri menimbun dan memasukan daun kelor dan tombak-tombak beserta batu-batuan sekitar lokasi ke dalam sumur tersebut sampai penuh.

Setelah selesai mengerjakan tugasnya dan melihat Lembu Suro telah tertimbun dan meninggal di dalam sumur, Patih Pujanggeleng kembali ke Kediri dan melaporkan kepada Dewi Kilisuci termasuk pesan terakhir dari Lembu Suro.

Terlepas dari segala cerita yang beredar, gunung kelud sendiri dipenuhi berbagai misteri yang sulit diterima akal sehat. Warga sekitar seringkali menjumpai sosok gaib yang bertubuh tinggi besar maupun sosok bayangan putih yang menebar rasa ketakutan bagi siapa saja yang ditemuinya. Tidak lepas dari segala hal yang berbau mistis, disadari bahwa gunung kelud masih menyimpan segudang misteri yang belum terpecahkan.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Membongkar Misteri Gunung Kelud Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora