Harian Blora menerima rilis tulisan baik berupa berita, juga opini, cerpen dan puisi. Naskah silahkan kirim ke redaksiharianblora@gmail.com

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Friday, 24 March 2017

Aksi Cor Kaki di Jakarta, Ampera Nilai Ada Kepentingan Politik Internasional


Akbar Busthami pendiri Ampera Jateng
Semarang, Harianblora.com – Aksi cor kaki di Jakarta yang dilakukan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) ditunggangi kepentingan politik internasional. Hal itu dikemukakan , Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat (Ampera) Jateng kepada Harianblora.com dalam siaran persnya, Jumat (24/3/2017).

Seperti diketahui, pembangunan pabrik Semen Indonesia (SI) Rembang, Jawa Tengah menjadi salah satu isu nasional dewasa ini. Aksi ekstrim yang dilakukan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) dengan cara melakukan cor kaki di depan Istana Negara, Jakarta mengundang perhatian publik. Aksi yang dilakukan semenjak tanggal 13 Maret 2017 hingga saat ini, telah mengakibatkan munculnya korban jiwa. 

Korban bernama Patmi diakibatkan dari serangan jantung. Aksi ini memprotes izin lingkungan baru yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang membuat aktivitas penambangan PT Semen Indonesia berjalan. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mencabut izin lingkungan PT Semen Indonesia yang dikeluarkan oleh Ganjar Pranowo dan menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen yang dinilai merusak lingkungan.

Dengan kejadian itu, Aliansi Masyarakat Peduli Rakyat (Ampera) Jateng merasa prihatin dengan aksi cor kaki yang melibatkan masyarakat yang tidak tahu duduk permasalahan sesungguhnya dan ada indikasi dibiayai oleh pihak-pihak asing yang tidak ingin adanya pendirian pabrik semen BUMN milik rakyat Indonesia.

Akbar Busthami pendiri Ampera Jateng, mengatakan gerakan JMPPK dirancang oleh aktor-aktor hebat yang dan ada indikasi dibiayai oleh pihak-pihak asing yang tidak ingin adanya pendirian pabrik semen yang dikelola BUMN sebagai aset rakyat Indonesia. Dikarenakan akan berakibat terhadap persaingan bisnis semen. “Ditambah lagi produksi perusahaan semen yang berlabel ASING telah melebihi kapasitas produksi. Sehingga, jika pabrik Semen Indonesia berdiri dan juga merupakan aset negara akan berpengaruh pada persaingan penjualan hasil produksi,” beber dia dalam siaran pers yang diterima Harianblora.com, Jumat (24/3/2017).

Selain itu, Akbar Busthami yang juga merupakan mantan presidium BEM Nusantara merasa ironi dengan kondisi saat ini. Karena dengan mudahnya pihak asing mengadu domba rakyat Indonesia dengan buaian materi dengan isu lingkungan bahkan kebudayaan yang rasionalisasinya tidak dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Harapan  Akbar Busthomi selaku pendiri Ampera Jateng dan Sekjen OKP DPP Gemanusa, mendesak agar pengoperasian pabrik Semen Indonesia dapat terealisasi secepatnya. Agar bisa menopang perekonomian bangsa dan juga kesejahteraan masyarakat Rembang terkhusus wilayah desa sekitar pabrik yang telah mendapatkan manfaat dari tanggung jawab perusahaan melalui CSR Semen Indonesia.

“Saatnya Indonesia mandiri dengan  hasil kekayaan alam sendiri yang dikelola oleh BUMN sehingga masyarakat kita tidak lagi bergantung dengan kepentingan asing dan meminta masyarakat Indonesia menjaga nilai-nilai Pancasila dan ideologi bangsa,” pungkas dia. (HB99).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Aksi Cor Kaki di Jakarta, Ampera Nilai Ada Kepentingan Politik Internasional Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora