Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sunday, 12 March 2017

UNU Yogyakarta Dilaunching, Ini Fakultas dan Prodinya!

Suasana launching UNU Yogyakarta, Jumat (10/3/2017).
Yogyakarta, Harianblora.com – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, pada Jumat (10/3/2017) resmi dilaunching setelah sekian lama menunggu. UNU Yogyakarta memiliki 5 fakultas, antara lain Fakultas Dirasah Islamiyah, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Industri Halal, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Pendidikan. Dari 5 Fakultas itu terdapat 11 program studi. Dengan kehadiran UNU, jumlah perguruan tinggi (PT) di DIY mencapai 106. Jumlah PT di Indonesia sendiri mencapai 4525 termasuk yang di bawah Kementerian Agama.

Hadir dalam kesempatan itu Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Prof Dr Muhammad Nasir dan Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY KGPA Pakualam X, dan Ketua PWNU DIY Prof Nizar Ali yang juga Direktur Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agamadan sejumlah rektor di wilayah Yogyakarta, pejabat tinggi, sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

SK pendirian UNU Yogyakarta langsung diserahkan Menristekdikti kepada Said Aqil Siroj. Dalam sambutannya, Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan bahwa dibukanya UNU Yogyakarta adalah awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hal itu bertahap. Mantan Rektor Undip tersebut juga menegaskan, bahwa di awal pembukaan, UNU Yogyakarta tidak bisa langsung menjadi kampus bagus. Sebab, menurut guru besar asal Ngawi, Jawa Timur tersebut, perguruan tinggi jika ingin bagus harus istikamah melalui cara-cara yang benar untuk mencapai derajat perguruan tinggi yang berkualitas.

Sambutan tersebut dikatakannya di UNU Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Lowanu, 47 Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. “Dalam kehidupan ini, tidak bisa mencapai kesempurnaan hidup tanpa melalui ikhtiar. Tidak bisa kita lompat langsung tinggi dalam kehidupan,” beber Nasir.

Nasir juga menegaskan, bahwa UNU Yogyakarta harus menjalankan proses pendidikan dengan benar. “Kalau sudah dapat izin dari Dikti, ada mahasiswa yang kurang kuliahnya, diluluskan. Ya jangan. Dosennya kurang, harus cari. Itu baru hebat. Kalau proses-proses dipenuhi dengan baik, UNU Yogyakarta akan menjadi perguruan tinggi yang berkualitas,” tegas Nasir.

Pihaknya berharap, UNU Yogyakarta ke depan betul-betul mengawal kualitas pendidikan dengan baik. Untuk itu menurutnya, UNU harus kerja keras. Tanpa kerja keras, tidak mungkin mencapai kualitas baik.  “Jangan mudah putus asa. Jangan merasa kecil hati karena berdiri di Yogyakarta yang memiliki ratusan perguruan tinggi. Ada 105 Perguruan tinggi di sini,” tandas dia.

Menristekdikti tersebut juga berharap UNU Yogyakarta bisa sejajar dengan kampus-kampus besar yang sudah terlebih dahulu berdiri di Yogyakarta.  “Mudah-mudahan UNU dapat sejajar dengan UGM. Jangan bermimpi apa adanya atau lillahi ta’ala. Saya berharap Pak Rektor jangan segan-segan dalam menjalankan tugas. Sepenuh hati untuk membangun perguruan tinggi NU yang berkualitas,” lanjut Nasir.

Selain agenda menyerahkan SK Pendirian UNU Yogyakarta kepada Kiai Said Aqil, dalam launching tersebut, juga dilakukan pelantikan Rektor UNU Yogyakarta oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

Peresmian kampus UNU Yogyakarta juga diikuti dengan pelantikan rektor pertama UNU Yogyakarta, Prof Purwo Santoso oleh Kiai Said. Prof Purwo merupakan Wakil Ketua PWNU DIY bidang Kajian Strategis dan Perguruan Tinggi dan guru besar UGM Yogyakarta


Dalam kesempatan itu, KH. Said Aqil Siroj juga mengatakan bahwa upaya membangun peradaban lewat pendidikan yang berkualitas menjadi perhatian NU sejak berabad-abad lalu mendirikan pesantren. “Karena baginya, agama Islam bukan hanya akidah, ubudiyah, dan syariah, tetapi juga budaya, peradaban, teknologi, serta kemanusiaan. Bidang-bidang tersebut menurutnya dapat menopang peradaban Islam menjadi lebih baik,” kata Kiai Said.


Berdirinya UNU Yogyakarta menambah jumlah perguruan tinggi NU di Indonesia. Sebab, selain di Yogyakarta sendiri, di Jawa Tengah sudah banyak yang berdiri dan proses izin dari Kemenristekdikti. Mulai dari  Unwahas Semarang, UNU Surakarta, UNUGHA Cilacap, Unisnu Jepara, UMNU Kebumen, Unsiq Wonosobo. Sementara saat ini yang proses menjadi universitas adalah Unisnu Temanggung dan UNU Pekalongan. (red-HB99).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: UNU Yogyakarta Dilaunching, Ini Fakultas dan Prodinya! Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora