Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Monday, 23 February 2015

Nabi Muhammad Saw Suri Teladan Terbaik Sedunia



Oleh Misbahul Khair
Penulis adalah Mahasiswa sekaligus Penerima Beasiswa Unggulan di kampus STEBANK Islam Sjafruddin Prawiranegara, Jakarta.

Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan terbaik sedunia. Ia adalah akademis, cerdas, bijaksana, berakhlak mulia. Dia lah Muhammad SAW. Rasul akhir zaman, pembawa kabar gembira dan peringatan. Maksud akademis, penulis menginterpretasikan bukan hanya berilmu namun juga disertai dengan keimanan.

Muhammad adalah kekasih Allah dan penyempurna atas nabi-nabi sebelumnya. Tidak ada manusia yang layak dijadikan suri teladan yang baik kecuali Muhammad utusan Allah. Karena, dialah satu-satunya manusia terbaik yang pernah ada didunia ini. Dia dicintai, disenangi, disukai oleh semua orang kecuali orang-orang yang kafir.

Pada zaman sekarang ini banyak orang yang pintar dan cerdas dalam suatu bidang ilmu. Namun, kepintaran dan kecerdasan tadi tidak membawa dirinya  pada kebenaran. Kepintaran dan kecerdasannya hanya dibuat sarana untuk menipu orang lain. Itu disebabkan salah meneladan. Yang diteladani para ilmuan barat yang tidak jelas. Sehingga dirinya sesat dan menyesatkan orang lain dengan pedang ketidak benaran.

Oleh karena itu, kita harus waspada, jangan sampai salah meneladan agar kepintaran dan kecerdasannya tidak membawa kita kejalan yang tidak benar. Hanya Nabi Muhammad yang patut kita teladani  dalam mengimplementasikan ilmu pengatahuan baik dari segi ibadah, manhaj, muamalah dan sebagainya. Karena, nabi Muhammad disebut oleh kitab Al-quran sebagai “uswah hasanah” yaitu contoh atau suri teladan yang baik  sebagai mana firman Allah SWT. “Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada suri teladan yang baik bagimu yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan banyak menyebut Allah." (Qs. Al-ahzab : 21). 

Di dalam ayat tersebut sudah jelas bahwasanya hanya nabi Muhammad yang pantas diteladani oleh umat manusia agar tidak ada yang namanya, pembantaian, pembunuhan, pemerkosaan dan lain-lain.  Mengapa harus nabi Muhammad yang patut diteladani? Karena, nabi Muhammadlah satu-satunya manusia yang pernah ada di dunia ini dan beliau mampu dalam mengimplimentasikan dalam segala bidang ilmu pengetahuan dengan baik dan benar.

Para Sejarawan dan Ahli Hadits telah meriwayatkan tentang sosok Nabi Muhammad SAW bahwasanya dialah manusia terbaik dan paling sukses memimpin umat yang pernah ada di dunia ini. Beliau adalah seseorang yang selalu memperjuangkan agamanya walaupun pelbagai cercahan, ejekan, ancaman yang diterimanya dari orang-orang kafir. 

Namun beliau sabar dan lapang dada serta memintakan ampunan dan petunjuk kepada Allah agar umatnya mendapatkan hidayah hingga kembali kejalan yang benar, begitu mulianya sang baginda nabi walaupun dia diejek dan sebagainya. beliau tetap memohonkan ampun sebagaimana doanya “Wahai tuhanku ampunilah dosa-dosa kaumku karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui” (H.R.Muslim).
Rasulullah melakukan hal itu hanya demi, keselamatan umatnya. Coba kalau kita bayangkan seandainya posisi kita seperti nabi yang terus mengajak kejalan yang benar namun terus diejek oleh umatnya. Penulis yakin kita tidak akan sabar untuk menjalaninya. Dalam sejarah maupun dalam kitab suci Alquran disebutkan bahwasanya nabi Nuh belum sabar sebagaimana kesabaran sang baginda nabi (Muhammad SAW).

Allah SWT berfirman di dalam kitab suci-Nya “Nabi Nuh berkata” ya tuhanku, janganlah engkau biarkan seorangpun diantara orang-orang kafir itu tinggal diatas muka bumi. Sesungguhnya jika engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba hambamu dan mereka tidak akan melahirkan selain berbuat maksiat lagi sangat kafir (Qs. Nuh : 26-27). Di dalam ayat ini menunjukkan kesabaran nabi Nuh sudah mulai habis sehingga nabi Nuh berdoa seperti itu. Doanya seorang nabi pasti terkabulkan  karena, nabi merupakan kekasih Allah sehingga binasalah umat nabi Nuh yang kafir itu. disebabkan  datangnya siksaan yang berupa banjir. Sedangkan nabi nuh beserta umat yang beriman  terselamatkan. Karena dia membuat perantara yaitu dengan membuat sebuah kapal yang besar. 

Dari berbagai utusan Allah hanya nabi Muhammadlah yang paling sabar diantara nabi-nabi sebelumnya. Andaikan nabi Muhammad tidak sabar niscaya binasalah orang-orang kafir yang selalu mengejeknya. Kita sebagai umatnya seharusnya mempunyai rasa cinta untuk melakukan kesabaran dengan meneladaninya agar kita mendapatkan kecintaan dari Allah sebagaimana firman-Nya. “Katakanlah : jika kamu memang cinta kepada Allah, maka turutkanlah aku, niscaya cinta pula Allah kepadamu dan akan mengampuni-Nya terhadap dosa dosa kamu dan Allah adalah maha pengampun dan maha penyayang.” (Qs. Ali imron :31-32).

Penyempurna Akhlak umat
Rasulullah diutus kedunia ini bukan hanya mengajarkan tentang ketauhidan yang mengajarkan bahwasanya tiada tuhan yang wajib disembah melainkan Allah SWT yang maha Esa namun juga beliau sebagai penyempurna ahklak umat. Sebagaimana sabda beliau.”Sesungguhnya aku diutus kebumi hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan Akhlak Mengapa Rasulullah sebagai penyempurna akhlak? Karena, yang paling menonjol pada diri Rasulullah yaitu akhlak mulianya yang tak tertandingi oleh manusia manapun. Ini bukan omong kosong ini fakta (Realita) para Sejarawan mengakui bahwasanya hanya akhlak Rasulullah yang paling mulia dibandingkan manusia-manusia lainnya bahkan Allah SWT telah memujinya sebagaimana firman-Nya. “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”(Qs. Al-qalam : 4). Di dalam ayat ini sudah jelas bahwasanya hanya nabi Muhammad yang paling baik budi pekerti (Akhlak) nya. Dengan sabar dan keteguhan hatinya nabi Muhammad mampu mengubah kebiadaban menjadi peradaban.   

Rahmatan lil ‘alamin
Nabi Muhammad dilahirkan sebagai rahmatan lil ‘alamin (Kasih sayang bagi seluruh alam) karena nabi Muhammad dalam mengimplimentasikan cara hidupnya dengan kedamain, kecintaan, penuh kasih sayang terhadap umatnya dan tidak pilih kasih. Sifat inilah yang tentunya dibutuhkan oleh semua orang. Karena sifat seperti itu merupakan fitrah semua Manusia. Jika ada seseorang tidak butuh terhadap sifat seperti itu seperti kedamaian, kecintaan, kasih sayang maka, orang tersebut sudah jauh dari fitrahnya. Nabi Muhammad adalah seorang pejuang, penyeru kebenaran dan memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan beliau sebagai pemberi peringatan bagi orang-orang yang membangkang terhadap ajaran-ajaran Islam.

Kata Rahmatan berasal dari bahasa arab : Rahima, Yarhamu, Rahmatan sedangkan kata Al-‘alamin asal katanya Alama yang dijama’kan menjadi ‘alamin yang artinya mencakup alam semesta beserta isinya. Jadi, yang disebut rahmatan lil’alamin yaitu mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi Manusia maupun Alam. Firman Allah SWT : “Dan tidaklah kami mengutus kamu (Muhammad) melaikan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.“ (Qs. Al-anbiyaa : 107). Didalam ayat ini sudah jelas bahwasanya nabi Muhammad adalah seorang utusan sekaligus sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Rasulullah melarang menyakiti hewan apalagi menyakiti sesama manusia itu sangat dilarang. Masyarakat Indonesia meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam saja masih banyak terjadi penderitaan seperti, saling menyakiti, pencabulan, pencurian, narkoba dan sebagainya di mana semua hal itu dilakukan bukan hanya oleh orang yang tidak berpendidikan melainkan dilakukan juga oleh orang yang berpendidikan tinggi. Sebenarnya semua alasan itu bukan dinilai dari pendidikannya melainkan masyarakat Indonesia masih belum mampu meneladani Rasulullah (Muhammad SAW) secara komprehensif.

Adapun solusinya bagaimana cara meneladani Rasulullah secara komprehensif seperti cara ngomongnya, berjalannya, ahklaknya, ibadahnya dan sebagainya yaitu dengan cara mengambil referensi-referensi Islam seperti, Al-quran dan Al-hadits dan Sirah Nabawiyah karena didalam kitab Sirah Nabawiyah semuanya tentang Rasulullah SAW diterangkan secara komprehensif mulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar. Wallahu a’lam bi al-shawab.  
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Nabi Muhammad Saw Suri Teladan Terbaik Sedunia Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora