Lokal

Harian Blora Mengucapkan di Tahun Politik 2018-2019 ini mari kita jaga perdamaian di Blora .

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Tuesday, 3 March 2015

Bambang Sedono Menipu Lewat Media Sosial



Blora, Harianblora.com – Penipuan yang mengatasnamakan Bambang Sadono yang diplesetkan menjadi Bambang Sedono beredar di media sosial. Hal itu dilakukan dengan modus chating lewat media sosial kepada para korban. Salah satu korban yang mengalami hal itu adalah Nasirullah Guntur Surendra, mantan aktivis KNPI Jawa Tengah.
 
Chatting Bambang Sedono dan Nasirulloh Guntur Surendra
Dalam aksinya, ia menulis memohon bantuan melalui akun bernama Bambang Sedono. “Assalamualaikum wr, wb. Begini, jika diperbolehkan saya ingin meminta bantuan, hanya untuk sementara, keluarga menjalani operasi ginjal di Bali, mungkin jika diperbolehkan, saya ingin meminjam dana, insyaAllah saya kembalikan hari Selasa, terima kasih,” tulis akun palsu Bambang Sadono kepada korban.

Guntur berpesan kepada para pengguna media sosial untuk waspada. “Hati-hati penipuan memiripkan dengan atas nama Pak Bambang Sadono, jangan sampai tertipu. Orangnya pakai rekening BRI atas nama Suganda. Cari duit kok begitu amat ya pakai nama orang,” ujar dia, Selasa (2/3/2015).

Selama ini, Bambang Sadono adalah tokoh terkenal dari Blora. Politisi yang lahir di Blora, 30 Januari 1957 tersebut merupakan mantan politisi Partai Golongan Karya yang menjadi Ketua Kelompok DPD di MPR periode 2014-2019.

Dengan karir yang bagus, Bambang juga pernah menjadi wakil ketua DPRD provinsi Jawa Tengah untuk periode 2009-2014. Tak hanya di dunia politik, pria kelahiran Blora tersebut juga dikenal sebagai salah seorang jurnalis.

Melalui akunnya, Bambang Sadono mengonfirmasi bahwa penipu yang mengatasnamakan dirinya tidak bisa berbahasa Jawa. “Orangnya tidak bahasa Jawa,” ujar Bambang.

Percakapan via FB Bambang Sedono dan Hadi Mulyono
Tidak hanya Guntur, hal sama dialami Hadi Mulyono, salah satu warga Jawa Tengah. Ia mengaku bahwa ditipu untuk mengirim uang melalui akun Bambang Sadono. “Kalau saya disuruh kirim ke ATM BRI atas nama Irmawati,” ujar Hadi.

Dalam chattingnya, Hadi Mulyono diminta Bambang Sedono senilai 4,6 juta melalui rekening atas nama Irmawati no rekening BRI 022401004179538.

Para warga Jawa Tengah, diminta untuk berhati-hati dan jeli dengan penipuan yang mengatasnamakan orang-orang besar, seperti dosen, anggota DPR, rektor, dekan dan sebagainya.

Modus penipuan yang beredar di Jawa Tengah, tidak hanya terjadi di kota seperti Semarang. Namun juga di daerah seperti Blora, Grobogan, Pati, Demak, Kudus, Rembang, Kendal, Jepara dan sebagainya. Semua masyarakat harus selalu waspada dengan adanya akun-akun palsu yang mengatasnamakan tokoh besar yang justru merusak citra tokoh tersebut. (Red-HB23/Foto: Guntur/Hadi).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Bambang Sedono Menipu Lewat Media Sosial Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora