Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah dari para Kiai, Santri dan Ulama Nusantara.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Tuesday, 17 March 2015

Kopi Lelet Lasem Jadi Wisata Kuliner Khas Rembang



Jika Anda jalan-jalan ke Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, akan rugi jika belum menikmati kopi lelet. Sebab, kopi lelet lasem jadi wisata kuliner khas Rembang yang digemari warga Rembang, Lamongan, Tuban, juga pecinta kopi Blora, Pati, Kudus dan sekitar pantura.

Kopi lelet Lasem Rembang sudah menjadi ikon Kabupaten Rembang. Kopi lelet adalah kopi yang digunakan untuk nglelet atau membalut rokok dengan ampas kopi. Biasanya, leletan kopi itu adalah lethekan atau ampas kopi Lasem yang halus dan diberi sedikit susu atau cokelat untuk membalut rokok sebelum dihisap.

Sebelum digunakan untuk membalut rokok, ampas kopi yang dicampur susu tersebut diberi tisu agar tidak terlalu basah. Kemudian, para penikmati kopi membalut dan melukis rokonya dengan lidi atau batang korek api sesuai selera.

Kopi Lasem sudah terkenal di Jawa Tengah bahkan di Indonesia. Bahkan vokalis Slank, yaitu Kaka juga menjadi penggemar kopi Lasem. Ia sering memesan kopi Lasem lewat beberapa Slankers Lasem Rembang.

Biasanya, penikmat kopi Lasem rata-rata adalah perokok. Sembari menikmati kopi, mereka membatik rokoknya dengan kopi lelet dengan berbagai macam gambar. Melelet rokok perlu kreativitas tersendiri dan merupakan seni yang tidak sembarangan dilakukan. Seperti contoh gamar wayang, menulis nama, batik daun, dan aneka gambar dan tekstur lain menjadi pekerjaan menyenangkan bagi pecinta kopi lelet khas Lasem Rembang.

Warung Kopi Lelet Rembang
Warung kopi lelet Rembang bisa Anda jumpai di Kabupaten Rembang yang berdekatan dengan Kabupaten Pati ini. Selain Warung Kopi Pak Jon, di Kabupaten Rembang juga banyak warung kopi yang terkenal. Menurut M Hasanudin, pecinta kopi asal Rembang, ngopi atau minum kopi di Rembang kini sudah menjadi gaya hidup.

Menurut alumnus UIN Walisongo Semarang tersebut, banyak dijumpai warung kopi lelet di Rembang. “Selain Warung Kopi Pak Jon, yang terkenal setahu saya ya Warung Kopi Mak Cik Bagan Lasem Rembang, Warung Kopi Pak Gik Kragan Rembang dan lain-lain,” ujar dia kepada Harianblora.com, Selasa (17/3/2015).

Menurut pria tersebut, untuk mendapatkan kopi lelet khas Lasem sangatlah mudah. Jika Anda ke Lasem, cukup mampir di warung-warung kopi terdekat. “Hanya Rp 2500 kita bisa menikmati kopi lelet khas Lasem Rembang,” tandas dia.

Kebanyakan, secara umum warung kopi lelet Lasem dibuka mulai pukul 09.00 Wib sampai sekitar jam 22.00 malam. “Rata-rata pagi jam 09.00 Wib sampai jam 22.00 Wib,” ujar Hasan.

Untuk mendapatkan kopi lelet Lasem yang bubuk, harganya juga lumayan murah. Selain halus, kualitas kopi lelet Lasem sangat terpercaya karena digiling sendiri. “Hargnya untuk ¼ saat ini ya Rp 15.000 per bungkus,” jelas Hasan.

Harga kopi lelet Lasem tergolong sangat murah. Sebab, di sana sangat alami dan tanpa bahan kimia. Jika Anda tertarik menikmati kopi lelet Lasem, silahkan kunjungi Kabupaten Rembang dan temukan kopi lelet Lasem yang menjadi wisata kuliner khas Rembang. (Laporan Khusus Redaksi Harianblora.com kontributor Rembang/Foto: harianblora.com).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kopi Lelet Lasem Jadi Wisata Kuliner Khas Rembang Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora