Lokal

Harian Blora Mengucapkan di Tahun Politik 2018-2019 ini mari kita jaga perdamaian di Blora .

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sunday, 15 March 2015

Warga Blora Harus Waspada Penyebaran ISIS



Blora, Harianblora.com – Warga Blora harus waspada penyebaran ISIS atau Islamic State In Iraq and Syria. Hal itu disampaikan Ahmad Fauzin Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Cabang Kabupaten Blora, Sabtu (14/3/2015) siang. Menurut dia, penyebaran ISIS meskipun belum jelas, namun sangat berbahaya dan berpotensi masuk di wilayah Blora, Rembang, Pati, Purwodadi dan Kudus serta sekitarnya.

“Blora kan relatif dekat dengan Bojonegoro Jawa Timur, kami khawatir jika banyak penyebaran ISIS lewat Cepu dari Jawa Timur,” beber pria tersebut. Mengerikan lagi, lanjut dia, ISIS itu dinilai terorisme berkedok jihad dan mengatasnamakan agama.

ISIS atau negara baru yang dideklarasikan oleh Abu Bakar Al – Baghdady ini, menurut Fauzin, dinilai berbahaya di Indonesia. Maka tidak heran jika pemerintah menolak keras penyebaran ISIS di Indonesia.

Gerakan ISIS itu kan menimbulkan sejumlah peperangan persaudaraan seperti halnya Iraq dan negara lain, kata dia, maka penyebarannya harus dicegah. “Kan di Blora banyak organisasi pemuda, seperti IPNU-IPPNU, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, PMII, Karang Taruna, saya kira mereka berperan penting dalam mencegah masuknya ISIS di Blora,” ujar pengajar TPQ tersebut.

Kalau orang yang berpendidikan, kata Fauzin, tahu tentang ISIS, orang agak hidup di kota, saya kira bisa mendeteksi. “Tapi kalau orang pinggiran, seperti daerah Todanan yang pelosok, daerah Kedungtuban, Kradenan dan Blora pinggiran kan sangat berbahaya. Soalnya, ISIS ini menurut Gubernur Jateng menyebarkannya ya di pelosok-pelosok,” jelas dia.

Yang berbahaya, menurut aktivis tersebut adalah ISIS saat ini disebarkan berkedok agama. "Kemarin kan gencar berita ISIS mulai merambah di kampus-kampus Islam, pondok pesantren dan ormas Islam," tandas pria kelahiran Blora tersebut.
 
Saya berharap kepada warga Blora, lanjutnya, juga warga Grobogan, Rembang, Pati, Kudus dan sekitarnya untuk selalu waspada atas penyebaran ISIS. “Soalnya ISIS itu kan dinilai radikal, ia juga menjadi pemicu peperangan di Timur Tengah sejak Sadam Husein lengser, jadi wajar kalau MUI juga melarang penyebaran ISIS di Indonesia,” beber dia.

Harus Sinergi
Dari berbagai berita, saat ini ISIS sudah menjaring berbagai kalangan. Mulai dari petani, PNS, aktivis, hingga kalangan akademisi dan politisi juga diracuni ISIS dengan doktrin yang membahayakan.

Ya, sebagai aktivis, kata Fauzin, saya berharap ada sinergi untuk mencegah masuknya ISIS di Blora ini. “Harus ada sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blora, Kodim, Polres Blora, Aktivis, LSM, media massa, juga tokoh masyarakat dan ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah dalam mencegah masuknya ISIS,” harapnya.

Setidaknya masyarakat tahu akan bahaya ISIS. “Ormas seperti NU dan Muhammadiyah juga perlu memberikan edukasi kepada anggotanya untuk mengetahui apa itu ISIS, bahayanya dan pencegahan masuknya. Lembaga pendidikan saya kira juga penting memberikan informasi tentang ISIS kepada para pelajar. Jika terlaksana, saya kira Blora akan aman dari ISIS,” pungkasnya. (Red-HB23/Foto: Kompas).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Warga Blora Harus Waspada Penyebaran ISIS Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora