Lokal

Harian Blora Mengucapkan di Tahun Politik 2018-2019 ini mari kita jaga perdamaian di Blora .

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Friday, 13 March 2015

Air PDAM Kabupaten Blora Tercemar, Warga Blora Gatal-gatal



Blora, Harianblora.com – Air PDAM Kabupaten Blora tercemar yang dialami ribuan pelanggan di wilayah Kabupaten Blora, padahal air tersebut adalah air utama dalam memenuhi kebutuhan hidup para warga.
Air Waduk Bentolo di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan yang tercemar.

Hal itu dikarenakan sumber mata air di Sendang Putri dan Waduk Bentolo di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora tercemar yang mengganggu aktivitas warga dalam menjalankan kehidupannya, terutama yang berkaitan dengan air.

Selain warga di sekitar Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora, warga Kunduran juga merasakan hal sama. Sebab, air warga di RT 3, RW IV Kunduran juga menjadi hitam, berbau tak sedap dan warga enggan untuk menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Atas kondisi mengenaskan tersebut, sebagian warga terpaksa tetap menggunakan air PDAM tersebut. Mereka sebagian besar masih menggunakannya untuk minum, mandi, mencuci piring, pakaian dan kebutuhan lainnya. Bahkan banyak warga merasa gatal-gatal tidak nyaman karena digunakan untuk mandi.

Diduga Pencemaran PT GMM
Dari pantauan Harianblora.com, Jumat (13/3/2015), masih banyak warga menggunakan air tersebut meskipun berisiko gatal-gatal. Sebagian warga juga menduga bahwa tercemarnya air PDAM di wilayah Blora tersebut adalah akibat dari air baku PT Ghendis Multi Manis (GMM). Pasalnya, adanya operasional pabrik tersebut diduga mengeluarkan limbah dan menjadikan air PDAM di wilayah PDAM Blora.

Di sisi lain, sebelum adanya aktivitas PT GMM tersebut, air PDAM selalu bersih dan tidak pernah tercemar. Apalagi, pabrik gula tersebut beroperasi di Waduk Bentolo yang menjadi sumber air bagi warga sekitar.

Menurut warga, sudah satu bulan ini PDAM tidak mengalirkan air kepada para pelanggannya. Sebagian warga pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Namun ada juga yang membeli jet pump seharga Rp. 6 juta dan membuat sumur di sekitar pemukiman untuk menyedok air bersih dengan kedalaman 10 meter.

Pemberhentikan air PDAM tersebut yang seharusnya dialirkan ke rumah-rumah warga dilakukan oleh petugas PDAM Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora. PDAM juga tidak bisa menentukan sampai kapan batas waktu pemberhentian air PDAM tersebut. Pasalnya, pihak PDAM sendiri masih bingung dalam mengatasi pencemaran air yang sumber utamanya dari Waduk Bentolo tersebut.

Warga sekitar, terutama pelanggan air PDAM tersebut berharap agar pihak PDAM dan PT GMM untuk menyelesaikan masalah pencemaran tersebut. Dari laporan warga, air tersebut memang tercemar, namun belum diditeksi kalau beracun, akan tetapi sebagian warga yang mamaksa menggunakan air tersebut sudah terkena penyakit gatal-gatal.

Camat Kunduran Riyanto Warsito menerangkan jumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Kunduran dan Ngawen sebanyak 1.600 pelanggan. Selama ini, air mengalir dari Waduk Bentolo ke arah Kecamatan Kunduran dan Ngawen. Namun khusus pelanggan di Kecamatan Kunduran mulai Maret ini alirannya dihentikan.

Sesuai yang dilansir Radar Kudus, sebenarnya PDAM Kecamatan Kunduran telah melayangkan surat edaran yang ditujukan kepada pelanggan dan ditembuskan kepada Pemerintah Kecamatan Kunduran.
”Dalam surat itu antisipasi keluhan masyarakat menunggu airnya normal. Sehabis itu akan disalurkan kembali. Untuk pembayaran rekening pelanggan Maret juga ditiadakan,” jelas Camat Kunduran Riyanto Warsito.

General Manajer (GM) PT Ghendis Multi Manis (GMM) PG Blora Edi Winoto, secara terpisah juga mengungkapkan akan menangani pencemaran tersebut. Sebab, waduk ini letaknya lebih rendah dengan perusahaan.

”Kita belum mengetahui baik secara ilmiah ataupun lainnya penyebab tercemarnya air Waduk Bentolo tersebut. Kami telah memanggil dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah. Ternyata juga belum diketahui penyebab pastinya,” tutur Edi Winoto.

Dia menjelaskan, pejabat dari BLH Provinsi Jawa Tengah itu pun hanya mengecek dan meninjau lokasi waduk yang tercemar tersebut. Setelah mengecek, mereka belum memberitahukan pihaknya penyebab utama yang menjadikan air waduk tersebut tercemar.

”Untuk mengetahui secara pasti penyebabnya kami akan mendatangkan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta,” lanjutnya. (Red-HB23/Yud/Hil/RK).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Air PDAM Kabupaten Blora Tercemar, Warga Blora Gatal-gatal Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora