Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Monday, 26 January 2015

Puisi Perkenankan Aku Mencintaimu, oh Muhammadku



Oleh: Ahmad Idris. S
Guru Matematika SMA Negeri 1 Blora

Layaknya orang yang sedang jatuh hati
Bibir mengucap namamu tanpa henti
Muhammadku Muhammadku
Lisan memulas cantik dawai-dawai indah namamu
Oh, Muhammadku
Namun caci dusta dan fitnah
Terus membasahi di setiap ujung-ujung lidah
Sembari memangsa nikmat daging busuk nan mentah
Oh, Muhammadku
Apakah diri ini pantas mencintaimu?

Seperti halnya sesak dada orang yang jatuh cinta
Berdebar jantung kala namamu dikata
Muhammadku Muhammadku
Piharsa takdim mendengar-perhatikan
Tutur sabda juga santun perilakumu
Oh, Muhammadku…
Tapi dengung telinga terus perdengarkan
Gunjing hasut penuh kedengkian
Antara kebohongan dan kebenaran tak mampu bedakan
Oh, Muhammadku
Bagaimana bisa pantasdiri ini mencintaimu?

Perumpamaan sepasang manusia yang kasmaran
Hanya bayang wajah dan senyum apapun yang dia pandang
Muhammadku Muhammadku
Melihat kesempurnaan laku lembut perangaimu
Dalam sempurna firman Tuhan sebagai prinsipmu
Oh, Muhammadku
Namun tetap mata terus berkeliaran
Masih saja haus tipu keindahan
Nikmat laknat tersaji begitu lezat
Oh, Muhammadku
Perkenankan diri ini mencantimu

Muhammadku
Begitu jauh jarak waktu padamu
Tak pernah sekalipun aku melihat wajahmu
Apalagi tuk bertemu
Lantas,bagaimana bisa diri ini mencintaimu?

Abu Jahal Abu Lahab berlomba memoles diri di atas mimbar
Atas nama agama menganggap perkataan mereka yang paling benar
Mengkafirkan siapa saja yang berbeda pendapat
Seolah sorga hanya bagi mereka yang sedia berbaiat.
Lantas,
Bagaimana bisa diri ini mengenal perangai lembutmu
oh Muhammadku?

Lihatlah.…
Fir’aun Fir’aun kembali menguasai negeri
Korupsi dan kesewang-wenangan mengkebiri harga diri
Kami?
Mati-matian mencari sesuap nasi.

Muhammadku,
Aku merindukanmu oh, Muhammadku
Meski tak ada bukti cinta yang mampu kupersembahkan,
Perkenankanlah aku mencintaimu semampuku.
Aku Merindukanmu, O, Muhammadku
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Puisi Perkenankan Aku Mencintaimu, oh Muhammadku Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora