Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2017. Semoga kita semua bisa menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa digugu dan ditiru.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Monday, 26 January 2015

Pupuk Palsu Marak Beredar di Blora, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik



Blora, Harianblora.com – Pupuk palsu kini marak beredar di Blora, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Hal itu terjadi disebabkan karena pasokan pupuk selalu datang terlambat. Hal itu menurut Manajer Humas PT Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono, akibat kepentingan bisnis.

Yusuf tak lama ini juga mengimbau kepada petani untuk waspada terhadap peredaran pupuk palsu, baik di Blora, Bojonegoro, Lamongan dan juga Gresik.

Menurut Yusuf, di awal musim tanam dan musim hujan pupuk palsu banyak beredar. “Petani harus lebih waspada. Hampir di setiap wilayah terjadi peredaran pupuk palsu tersebut yang namanya hampir mirip dengan pupuk asli,” katanya seperti yang dilansiri Sindo.com, Senin (26/1/2015).

Yusuf juga mengatakan, para penjual pupuk palsu sudah berani blusukan ke rumah-rumah dengan menawarkan pupuk dengan harga lebih murah. Merek pupuk dibuat mirip dengan yang asli, misalnya Phonska menjadi Poska.

Akibat mirip label kemasan pupuk, pembeli sulit membedakannya dengan yang asli. “Kalau tidak teliti pasti akan tertipu karena mirip sekali dari segi kemasan,” jelasnya.

Di sisi lain, keterlambatan distribusi pupuk, menurut Yusuf terjadi karena belum adanya peraturan gubernur (pergub) mengatur alokasi pupuk di setiap daerah.

Penyaluran pupuk bersubsidi dilaksanakan sesuai permendag, yaitu melalui distributor dan kios resmi berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian, Peraturan Gubernur, serta peraturan di bawahnya, semisal peraturan bupati.

Menurut Yufus, penyaluran pupuk bersubsidi ke kabupaten yang tak memiliki perbub disesuaikan kebutuhan tahun lalu.

Zaenal (34) salah satu petani di Jepon, mengaku pernah membeli pupuk palsu. “Saya kira asli, ternyata namanya mirip, yaitu Phonska menjadi Poska,” ujarnya kepada Harianblora.com, Senin (26/1/2015). Ia mengaku, di daerahnya sudah banyak beredar pupuk palsu. “Ya karena langka dan sulit, sebagian petani ya mau beli pupuk palsu itu,” ungkapnya. (Red-HB34/Foto:Rahilo).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pupuk Palsu Marak Beredar di Blora, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora