Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Saturday, 17 January 2015

Harga BBM Turun, Sembako di Blora Masih Mahal

Blora, Harianblora.com - Meskipun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun, sembako di Kabupaten Blora masih mahal di beberapa pasar tradisional. Seperti kita ketahui, Presiden Jokowi pada Jumat (16/1/2015) siang, sudah mengumumkan penurunan harga BBM. 

Harga premium, saat ini dari Rp 7.600 diturunkan menjadi Rp 6.600 perliter. Sedangkan untuk solar, dari harga  Rp 7.250 kini menjadi Rp 6.400 per liter. Menurut Presiden Jokowi, kebijakan ini berlaku mulai Senin 19 Januari 2015 pukul 00.00 WIB 

Namun hal itu masih menjadikan wajah cemberut pada pedagang di pasar Blora. Sumini (43) salah satu pedagang di pasar Blora Kota mengatakan meskipun BBM sudah turun dua kali, namun harga sembako masih belum stabil. "Wong sudah turun dua kali kok masih mahal," ujarnya.

Ia bersama pedagang lain sebal dengan kondisi tersebut. Kan penurunan harga BBM sudah ramai, lanjutnya, namun kok harga sejumlah bahan pokok seperti beras dan telur tetap merangkak naik. "Di sini, beras itu awalnya Rp 8.500 perkilogram, la minggu ini kok naik jadi Rp 9.800 perkilogram," ujar dia.


Tak hanya itu, Sumini juga mengaku harga ayam, telur, gula juga masih sama. Padahal BBM sudah turun. Menurut pantauan Harianblora.com, Sabtu (17/1/2015) sekitar pukul 10.30 Wib, harga telur ayam naik dari Rp 22 ribu jadi Rp 22.500 perkilogram di pasar Blora. 


Harga cabai, dan bumbu dapur lain juga masih belum turun.  Sedangkan harga lain masih stabil, seperti minyak goreng dan kebutuhan dapur yang lain.

Selain itu, di tempat lain juga menunjukkan kenaikan dan belum ada penurunan harga sembako secara signifikan. Bahkan, banyak warga Blora mengeluh karena gas elpiji di sana sangat langka dan mahal. Menurut Ningrum (34) salah satu warga Blora, ia mengaku harga gas elpiji ukuran kecil harganya sekitar Rp. 17 ribu sampai Rp 20 ribu.

"Sudah dapatnya susah, harga tetap mahal," ujarnya kepada Harianblora.com. Padahal, rata-rata harga gas elpiji ukuran 3 kg itu dari pasokan hanya Rp 15 ribu.  (Red-HB15/Foto: Harianblora.com).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Harga BBM Turun, Sembako di Blora Masih Mahal Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora