Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Wednesday, 14 January 2015

Tokoh Muda dari Blora, Dian Marta Wijayanti, Dari Lulusan Terbaik Unnes Hingga PNS Termuda

Tokoh muda dari Blora, Dian Marta Wijayanti, dari lulusan terbaik Unnes hingga PNS termuda Kota Semarang. Dian Marta Wijayanti merupakan salah satu alumni SMA Negeri 1 Blora. Selain pernah menjadi lulusan terbaik PGSD FIP Unnes, pada tahun 2013 ia juga menjadi salah satu PNS muda di Pemerintah Kota Semarang formasi guru SD. Sejak SMA sampai kuliah, banyak prestasi diraihnya, tak hanya di dalam kampus, namun juga di luar kampus.

Dian bersama murid-muridnya.
Ia lahir di Blora Mustika pada 1 Januari 1992. SD Negeri Tambahrejo 1 Blora (2003) menjadi sekolah formal pertamanya, kemudian SMP Negeri  1 Blora (2006), SMA Negeri 1 Blora (2009) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP Universitas Negeri Semarang (2013). Saat ini, Dian tercatat sebagai guru SD Negeri Sampangan 01 dan PNS Kota Semarang. Pada Agustus 2013, ia tercatat sebagai mahasiswi Prodi Pendidikan Dasar Pascasarjana Unnes, namun karena tugas dinas, ia sementara cuti kuliah.

Saat menjadi mahasiswi S1, Dian aktif di beberapa organisasi kampus. Menjadi Staf Departemen Penelitian dan Pengembangan Himpunan Mahasiswa PGSD FIP Unnes (2010), Pendiri dan Wakil Ketua Warung Komunikasi dan Diskusi Karya Ilmiah PGSD Unnes (2011), Staf Departemen Riset dan Teknologi BEM FIP Unnes (2011), dan Education and Training Department UKM Penelitian Unnes (2012-2013). Dian juga aktif di IKMA PGSD (2010), Fasmaba (Forum Alumni SMA N 1 Blora), ILP2MI Regional 3, Kumbara (Kumpulan Mahasiswa Blora) PGSD Unnes dan X-TC Small England Blora.

Hobi Menulis dan Meneliti
Menulis dan meneliti menjadi hobi perempuan kelahiran Blora ini sejak SMA. Saat SMA, ia pernah menjadi delegasi Lomba Karya Tulis Ilmiah di beberapa kampus dan instansi, seperti Unissula, IKIP PGRI Semarang, UNS, BKKBN Jateng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng dan sebagainya.
Beberapa penelitiannya juga pernah didanai lembaga di dalam dan luar kampus.

Penelitian Institusional FIP Unnes (2010-2012), Program Penelitian Mahasiswa oleh LP2M Unnes (2011-2012), Penelitian Fasilitasi Jawa Tengah (2011) dan pernah mendapatkan hibah pengabdian masyarakat oleh LP2M Unnes (2011) dan meraih 10 besar dalam Java Overland Varsities Essay Competition (2012).

Penelitian yang pernah ia tulis sekaligus menjadi ketua tim penelitian yaitu “Studi Tingkat Kesadaran Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang Sebagai Agen Konservasi Lingkungan” (FIP Unnes, 2010),“Implementasi Sadar Konservasi Lingkungan Melalui Doll Campaign pada Siswa di Sekolah Dasar/Studi SDN Wonosari 1-3” (Unnes, 2011), “Pemahaman Siswa SD Kelas IV terhadap Dogma Dongeng Macapat pada Siswa di Sekolah Dasar/SDN Tambak Aji 4 Semarang” (FIP Unnes, 2011), “Penggunaan Kartu Wasis untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa di Sekolah Dasar/SDN Poncomulyo Pati” (FIP Unnes 2012) dan “Penggunaan Model My Name untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Geguritan di Sekolah Dasar/SDN Tawangrejo 1 Blora” (Unnes, 2012).

Selain penelitian yang didanai kampus, Dian pernah melakukan dan pernah mendapat juara penelitian mahasiswa ekstra perguruan tinggi. Di antaranya yaitu; “Implementasi Tanggung jawab dengan Student Garbage Box pada Siswa Kelas I-III SDN Tambakaji 03 Ngaliyan, Kota Semarang” (2011), “Efektiftas Wayang Flanel dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Berbahasa Jawa di Sekolah Dasar/SDN Tambak Aji 4 Semarang” (2011), Peranan Kondisi Sosial Ekonomi dan Motivasi Kerja Dalam Peningkatan  Kinerja Guru/studi kasus di SD Tawangrejo 01 Blora Tahun Pelajaran 2010/2011(2011) dan Peranan Masyarakat terhadap Pembelajaran di Daerah Tertinggal/studi kasus di Mts Hasyim Asy’ari 2 Kradenan Blora(2011).

Dian juga aktif menjadi penyaji makalah. Di antaranya yaitu; “Cara Penulisan Judul Karya Ilmiah” (PGSD Unnes, 2011), “Langkah-Langkah Pelaksanaan Penelitian” (PGSD Unnes, 2011), “Implementasi Tanggung Jawab dengan Student Garbage Box pada Siswa Kelas I-III SDN Tambakaji 03 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang” (PGSD UKSW, 2010), “Bahaya Sampah” (PGSD Unnes, 2011), “Konservasi, Yes We Can!” (PGSD Unnes, 2011) dan sebagainya.

Selain meneliti, Dian juga aktif di kegiatan ilmiah, baik sebagai pemateri maupun moderator. Di antaranya yaitu; “Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah, Satu Hati Satu Kata Kita Berkarya Menuju PGSD Jaya” (PGSD Unnes, 18 September 2010), “PKMMTD, Menjadikan Organisasi menjadi Rumah yang Bernyawa” (BEM FIP Unnes, 19 November 2011), “Rekonstruksi Pendidikan Melalui Calon Pendidik yang Unggul dan Berkarakter” (PGSD Unnes, 23 Desember 2011), “Konservasi di Mataku” (UKMP Unnes, 13 Februari 2012), “Kurikulum 2013” (PGSD Unnes, 1 Juni 2013), “Mencetak Generasi Intelektual yang Berbudaya Melalui Pendidik yang Kompeten dalam Kurikulum 2013” (BEM KM Unnes, 2013).

Pada tahun 2014, dua penelitiannya juga masuk di Jurnal Edukasi Unnes. Selain aktif menulis karya ilmiah, guru muda ini juga rajin menulis di media massa sejak 2013. Beberapa karyanya menembus media massa seperti Barometer, Harian Bhirawa Surabaya, Koran Jakarta, Koran Muria, Radar Tegal, Suara Karya, Suara Merdeka dan sebagainya.

Beberapa Penghargaan
Beberapa penghargaan didapatkan perempuan yang berhidung mancung ini. Di antaranya Juara 10 besar dalam KKGT KIME Unnes (2010), LAEC LING ART Unnes (201)) dan GIC ENERC Unnes (2011).

Ia juga lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (2010-2011), Juara Harapan 1 Penulisan Artikel oleh Budi Santosa Foundation (2010), Juara Harapan 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa PGSD se-Jawa (2011), Juara 3 LKTI Pekan Ilmiah Biologi Terpadu Jateng-DIY (2011).
Tahun 2012 penulis mendapat penghargaan Juara 2 dalam ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) FIP Unnes, Juara Harapan 3 Mapres Unnes (2012) dan Juara 1 Mapres PGSD Unnes (2012). Pada April 2013, Dian menjadi Wisudawan Terbaik PGSD FIP Unnes.

Di luar kampus, guru SD ini juga pernah menjadi peserta Mahasiswa Berprestasi PGSD se-Jawa oleh Forum Ikatan Mahasiswa PGSD Se-Jawa (Mei-Juni 2011) dan peserta Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah (14-15 Juli 2011).

Sebagai perempuan yang berdarah pendidik, ia juga aktif sebagai tenaga pengajar di beberapa sekolah. Pada 2013, tanpa melamar dan seleksi, ia didaulat mengajar di SD Labschool Unnes. Pada tahun yang sama, ia mengajar juga di Genius School dan menjadi guru Homeschooling di Yayasan Nusa Bangsa Indonesia. Dian juga didaulat menjadi mentor bahasa Inggris di Forum Muda Cendekia (Formaci) Jateng pada 2013.

Dian juga pernah menjadi guru Karya Ilmiah Remaja (KIR) di SMP Nasima Semarang pada 2013 dan sejak 24 Desember 2013 sampai sekarang, ia menjadi PNS di bawah naungan UPTD Pendidikan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Sebagai guru muda yang memiliki banyak prestasi, pada penerapan kurikulum 2013 (K13), Dian juga ditunjuk Dinas Pendidikan setempat menjadi Guru Pendamping K13 yang bertugas mendampingi guru-guru SD dalam menerapkan kurikulum 2013.

Sebagai bentuk partisipasinya dalam pendidikan, Dian juga aktif sebagai tim asessor Early Grade Reading Assessment USAID Prioritas Jawa Tengah pada 2012-sekarang. Selain mengajar SD, sebagai bumbu dalam aktivitas sehari-hari, penulis masih berkecimpung di kegiatan-kegiatan pendidikan. Ia pernah mengisi diskusi pendidikan di El Shinta Fm yang mengkaji Homeschooling. Dian juga aktif mengisi acara di televisi dan pernah menjadi pemateri acara Dialog Merah Putih di Cakra Semarang TV dengan mengangkat tema pendidikan, seperti Guru dan Kualitas Pendidikan Indonesia, Polemik Kurikulum 2013 dan sebagainya.

Selain aktif mengisi seminar dan diskusi pendidikan, sebagai wahana merekonsiliasi pendidikan, lulusan terbaik PGSD Unnes ini menjadi Direktur Utama Smarta School sejak September 2013-sekarang. Saat menulis di Rubrik Suara Guru berjudul “Melahirkan Guru Revolusioner”, ia mendapat tanggapan baik dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Drs Bunyamin, MPd. “Saat itu saya ditelepon langsung oleh Pak Bunyamin, beliau mengucapkan selamat kepada saya dan sedikit berdiskusi lewat telepon tentang pendidik. Saya juga ditelepon langsung oleh Pengawas UTPD Gajahmungkur dan juga kepala sekolaha saya,” ujarnya kepada Harianblora.com, Rabu (14/1/2015).


Saat ini, sudah satu buku ia tulis berjudul “Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner?” yang diterbitkan Kalam Nusantara. Ia selain mengajar di SD juga mengajar di Smarta School yang mendidik anak-anak untuk mempelajari berbagai macam persoalan. 

Meskipun hanya guru SD, baginya adalah sama-sama mendidik. Lewat buku yang ia tulis tersebut, ia ingin mengangkat derajat dan memotivasi guru SD di Indonesia. Pasalnya, selama ini orang dianggap sukses jika hanya memiliki jabatan penting dan uang banyak. Namun, baginya, menjadi guru adalah kesuksesan yang tidak bisa dilakukan semua orang. "Saya berharap menjadi guru SD revolusioner dan mengajak para guru di Indonesia untuk memajukan pendidikan lewat pendidikan dasar," jelasnya.

Pendidikan dasar, katanya, memang bukan segalnya. "Namun segalanya bisa berawal dari sana," terang guru SDN Sampangan 01 Kota Semarang tersebut.

Saat ini, ia masih bercita-cita menulis buku dan meneliti. "Menulis buku bagi guru SD tampaknya dinilai sulit, namun yang penting bagi saya adalah usaha dan giat belajar," paparnya. (Laporan Khusus Redaksi Harianlora.com/Foto: DMW). Baca juga: Tokoh Inspiratif dari Blora.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Tokoh Muda dari Blora, Dian Marta Wijayanti, Dari Lulusan Terbaik Unnes Hingga PNS Termuda Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora