Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah Qurban.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sunday, 25 January 2015

Sosok: Ir Munarsih MM, Perempuan Asli Blora yang Menjadi Pelopor Wisata Herbal di Malang

Ir Munarsih MM adalah perempuan asli Blora yang menjadi pelopor wisata herbal di Malang. Seperti yang dilansir Harianblora.com, Sabtu (24/1/2015), Ir Munarsih MM adalah perempuan kelahiran Blora. Saat ini, umurnya menginjak ke 51. Ia adalah insinyur dan juga magister yang saat ini melestarikan tanaman obat keluarga atau toga. Selain sukses melestarikan toga, perempuan kelahiran Blora yang kini menetap di Malang ini juga sukses mengubah pelatihan membuat jamu menjadi paket wisata.

Ibu Asih (tengah) saat mengisi acara


Saat ini, Munarsih atau akrab disapa Ibu Asih ini bertempat tinggal di  di Jalan Lahor No 7 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Malang. Rumahnya sangat menarik dan asri, apalagi ditambah dengan berabagai macam tanaman toga.
 
Jika berkunjung ke sana, Anda akan menikmati indahanya tanaman kumis kucing, baleria, hingga bermacam-macam tanaman sirih. Bahkan sekitar 400 jenis toga tumbuh subur di kebun itu. Bahkan tanaman sirih yang merambat sudah ke mencapai atap gazebo milik Ibu Asih tersebut.

Tak hanya itu, ada juga aneka macam mebel yang terbuat dari kayu jati yang berada di empat gazebo milik Ibu Asih. Benda-benda tersebut adalah berbahan kayu jati murni dari Blora tempat kelahiranya.


Sosok Ir Munarsih MM
Selain pintar dan cantik, serta memiliki rambut terurai panjang, ibu kelahiran Blora ini juga ramah, ia juga gemar melestarikan toga. ”Saya dari dulu mencintai toga, sudah banyak generasi dari mbah buyut saya yang melestarikannya,” ujarnya, Sabtu (24/1/2015).

Saat ini, Ibu Asih juga menjadi owner Griya Wisata Herbal yang ia dirikan 2011 lalu. Griya Wisata Herbal adalah sebuah wisata edukasi tentang obat tradisional. Edukasi yang diberikan terbagi menjadi paket dasar, menengah, lanjut, hingga mahir.

Ibu Asih juga memberi paket dasar, yaitu paket wisata paling murah yang ditawarkan. Di paket ini, wisatawan dikenalkan cara dan proses membuat jamu sari bugar. Bahan-bahan yang dibutuhkan mulai dari jahe merah, kayu secang, akar alang-alang, temu lawak, kunyit, keningar, akar javason.

Semua tanaman itu tersedia di griya herbal dengan harga terjangkau. Wisatawan  bisa  mulai belajar dari mencuci hingga peracikan, saat pengemasan pun juga bisa dilakukan. Untuk paket menengah hingga mahir, selain yang sudah diberikan di paket dasar, juga diberikan pemahaman tentang berbagai khasiat tanaman obat plus membuat jamu lebih banyak. Termasuk bekerja sama dengan pihak hotel, karena wisatawan yang mengambil paket menengah hingga mahir wajib menginap.

Nanti hasil praktik bisa dibawa pulang, katanya, dan saat di rumah sudah bisa membuat sendiri. Untuk tarif, disesuaikan dengan paket yang diambil wisatawan. Tarif mulai Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu. Yang termahal adalah paket mahir. Ibu Asih, saat ini juga menjadi owner Galeri Mebeler Antik Jati Blora.


Sebelum sukses mendirikan wisata toga, Ibu Asih sekitar tahun 1986 juga merintis perusahaan jamu dan aneka produk olahan tumbuhan obat. Toga Medica adalah nama dari perusahaan tersebut.
Tak hanyaitu, kini, Ibu Asih mengaku mempunyai stok aneka produk tumbuhan obat sebanyak 400 jenis. Setiap jenis yang ia punya stok minimal satu ton. Barang itu ada di para petani binaannya yang tersebar di Kota Batu, Blitar, Tulungagung dan beberapa kota dan kabupaten lain di Jawa Timur. Itu semua siap dikirim ke produsen jamu dan obat herbal.

Perempuan cantik ini juga menjadi supplier Indofarma.  Selaku pensiunan Depkes yang ditempatkan di Provinsi Jatim 1985 hingga 2004 ini juga sedang mengembangkan kebun herbal di Cangar Sumber Brantas seluas tiga hektar. 


Dalam catatan karirnya, ia tercatat sebagai Ketua Perwosi, LPA, Sekretaris PKK Kota Batu dan Gender vocal point Kota Batu. 

Dalam hidup, ia berprinsip kunci sukses peran ganda seorang perempuan yang ditunjang oleh 5 (lima) kecerdasan, yaitu cerdas spiritual, Intelektual, finansial, sosial, dan bidang kesehatan. Sejak tahun 1966, ia tercatat mendirikan perusahaan obat TOGA VITAN yang ia dirikan tepat pada 7 Juli 1996.

Sehari-hari, selain berkecimpung dengan dunia obat dan mebel, Ibu Asih juga sering menjadi pembicara dan motivator di berbagai momen, seperti seminar, talkshow, workhsop dan sebagainya. Ia adalah salah satu perempuan hebat yang lahir di Blora serta patut dijadikan inspirasi. (Laporan Khusus Redaksi Harianblora.com/Foto: Asih).

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Sosok: Ir Munarsih MM, Perempuan Asli Blora yang Menjadi Pelopor Wisata Herbal di Malang Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora