Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2018.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Saturday, 4 April 2015

Gerhana Bulan 2015, Warga Blora Pukul Sapi dan Lempar Telur Busuk ke Pohon Kelapa



Blora, Harianblora.com – Gerhana bulan 2015 yang terjadi  sore sampai malam ini, Sabtu (4/4/2015) menjadikan warga Blora, Jawa Tengah dan warga Indonesia melakukan berbagai budaya masing-masing. Selain sholat gerhana bulan, azan, mandi, memasak nasi liwet bagi ibu hamil, menabuh kentongan, ada budaya gerhana bulan yang unik dilakukan warga Blora.


Budaya saat gerhana bulan 2015 dilakukan warga Blora dengan memukul Sapi dan lempar telur busuk ke pohon kelapa. Pemandangan itu tampak dilakukan pada malam minggu di beberapa daerah di Blora yang warganya masih mengabadikan budaya warisan leluhur tersebut.

Sugiyono (59) warga Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Blora misalnya, ia memukuli sapinya dengan mengucapkan kalimat tertentu. “Ojo kaget-ojo kaget,” kata dia saat memukul sapinya yang sedang bunting, Sabtu (4/4/2015) pukul 19.12 WIB. Menurut Yono, budaya ini diakui agar sapi di dalam kandungan tidak terjadi apa-apa.

Budaya unik tersebut, menurut dia sudah dilakukan turun-temurun. “Yang dipukuli perutnya hanya sapi yang sedang bunting, namun ada yang dipukuli semua agar tidak kaget,” ujar dia kepada Harianblora.com.

Selain itu, bagi warga yang memiliki pohon kelapa juga melakukan hal unik. Mereka melemper telur busuk atau kopyor ke pohon kelapa. “Sambil melempar, bilang ojo gerhononen,” ujar Samadi, tetangga Sugiyono yang juga warga Tamanrejo, Blora.

Kepada Harianblora.com, Mbah Madi tersebut mengatakan, agar kelapanya tidak gerhohonen atau tidak busuk atau boleng, maka harus dilempari telur ayam yang busuk saat terjadi gerhana bulan seperti yang terjadi malam ini.

Selain memukul sapi dan melempar telur busuk ke pohon kelapa, banyak juga warga yang memukuli alat-alat dapur seperti panci, wajah, dan sebagainya saat terjadi gerhana bulan.

Warga juga memukul perut ibu hamil dengan pelan saat terjadi gerhana bulan. Pasalnya, menurut kepercayaan Jawa kuno, gerhana merupakan pertanda bencana dan kegelapan. Maka tidak heran jika bantak ritual unik saat terjadi gerhana bulan.

Warga meyakini, budaya tersebut mampu membuat kelapa menjadi baik buahnya dan aman dari hawa wawung. Sebab, selama ini banyak orang menyebut kepala dimakan gerhono saat kelapa tersebut boleng saat dipecah. 

Untuk mengantisipasi hal itu, warga melempar telur ayam yang busuk saat terjadi gerhana bulan. Hal itu sudah dilakukan sejak dulu dan dilakukan oleh para orang tua yang sudah membudaya sampai sekarang. (Red-HB23/Foto: MeBu).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

  1. Gerhana Bulan mengingatkan kita akan dosa-dosa yang telah kita lakukan selama kita hidup di dunia

    ReplyDelete

Item Reviewed: Gerhana Bulan 2015, Warga Blora Pukul Sapi dan Lempar Telur Busuk ke Pohon Kelapa Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora