Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2018.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Sunday, 5 April 2015

Buku Hamidulloh Ibda Dikritik Dosen Universitas Kristen Satya Wacana



Semarang, Harianblora.com - Buku Hamidulloh Ibda dikritik dosen Universitas Kristen Satya Wacana, Sulistiyo, MPd selaku dosen Bahasa Indonesia. Pria yang akrab disapa Pak Lis tersebut merupakan salah satu tokoh Kristen yang aktif di dunia pergerakan lintas agama. Ia mengritik buku berjudul Stop Pacaran Ayo Nikah karya Hamidulloh Ibda.

Buku Hamidulloh Ibda yang kedua tersebut merupakan buku menarik yang sudah dikritik banyak kalangan. "Saya apresiasi buku ini, tapi juga saya kritik karena masih ada beberapa tata bahasa yang kurang baku," ujar dosen tersebut dalam acara Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional oleh Formaci Jateng beberapa waktu lalu.

Lomba baca puisi tersebut digelar di gedung serba guna Balaikota Semarang yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk penyair dan dosen bahasa serta sastra.

Saya pribadi, kata dia, meskipun beragama Kristen, pertama kali membaca nama Anda terlihat islami sekali. "Tapi gagasan dan pemikiran Anda sangat plural terbukti dengan tulisan dan gaya bergaul," ujarnya.

Dosen tersebut juga mengakui, saat ini jarang aktivis Islam yang memiliki kepekaan rohani dan mudah bergaul dengan pemeluk agama lain. Bahkan, perpecahan manusia sering terjadi karena masih jarangnya orang Islam yang plural dan mau bergaul dengan pemeluk agama lain.

"Saya sangat senang dengan buku Stop Pacaran Ayo Nikah ini. Setidaknya ada dua hal intinya, yaitu peniadaan dan pengecualian," beber dia.

Buku Stop Pacaran Ayo Nikah yang ditulis Hamidulloh Ibda tersebut merupakan buku yang diterbitkan oleh Lintang Rasi Aksara Books yang bekerjasama dengan Lentera Aksara. Dengan tebal 115 halaman, buku Hamidulloh Ibda ini sangat praktis dan mudah dibawa. Meskipun agak tipis, namun banyak sekali kalangan wartawan, akademisi, dosen, guru, penghafal Alquran, kiai,  penyair, aktivis mahasiswa dan budayawan serta pemuka agama dari KUA dan Kemenag yang mengritik, mengomentasi dan memuji buku karya Direktur Utama Forum Muda Cendekia (Formaci) tersebut.

Uniknya lagi, buku terbitan tahun 2014 ini dijadikan mahar nikah saat pernikahan penulis. Saat resepsi pernikahan, buku tersebut digadikan gratis kepada para pengunjung yang datang dalam pernikahan tersebut. (Red-HB14/Foto: Hasyim).
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Buku Hamidulloh Ibda Dikritik Dosen Universitas Kristen Satya Wacana Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora