Lokal

Harian Blora Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional. Semoga Kita Semua Mendapat Berkah dari para Kiai, Santri dan Ulama Nusantara.

Latest News

Kabar bahagia! bagi Anda, mahasiswa, guru, dosen dan siapapun yang ingin menerbitkan buku mudah dan murah, silakan kirim naskah ke formacipress@gmail.com dan kunjungi www.penerbitformaci.id

Thursday, 25 December 2014

Pardan, Guru PNS Terlama Mendidik di Blora



Nglebak, Harianblora.com - Pardan, Guru PNS terlama mendidik di Blora. Pardan merupakan pensiunan guru PNS Blora yang bertempat tinggal di Dukuh Kalikangkung, Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Ia mengawali dunia mendidik di SD sejak tahun 1950 an. Akhirnya, sejak 1967 ia diangkat menjadi guru PNS bermodal ijazah SMP.

"Saya dulu mendapat SK PNS sejak 1962 nan, karena saat itu menjadi guru masih dinilai sedikit gajiannya. Karena tak ada yang mau mendidik SD, akhirnya saya terpanggil mendidik di SD," ujarnya pada Harianblora.com, Kamis (25/12/2014). Tahun 1962 saya dapat SK PNS, katanya, dan tahun 2009 lalu saya mendapat SK Pensiun dengan golongan IVA. Pardan, nama pendek namun menjadi tokoh masyarakat di Desa Nglebak.

Banyak keturunannya menjadi guru yang melanjutkan perjuangannya. Pardan sebenarnya tidak asli kelahiran Blora, namun ia lahir di Jakenan, Pati yang kemudian hijrah di Blora. "Waktu muda saya sering melancong di berbagai tempat, hingga akhirnya nikah dan menetap di Desa Nglebak ini," paparnya kepada Harianblora.com. Awalnya, ia ditempatkan di SD Bladek, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung. Kemudian, pada 1972 di SD Kalikangkung yang kini menjadi SD Nglebak 1 Kecamatan Kradenan.

Mengajar zaman dulu sangat butuh perjuangan dan keikhlasan. "Saya dulu kalau ngajar berangkat jam 4 pagi dan pulang jam 8 malam, itu pun jalan kaki. Rapat di UPTD juga jalan kaki, ke mana-mana jalan kaki. Kalau banjir lebih susah, apalagi lewat Bengawan Solo," ujarnya.

Jadi PNS Lewat Kursus Guru Kilat (KGK)
Saya dulu, awalnya masih guru-gurunan, katanya, namun sejak 1 Juni 1967 ikut Kursus Guru Kilat (KGK) dengan golongan C1. "Dulu itu awalnya saya golongan C1, dengan pangkat Djuru, kalau sekarang Pratama," tandasnya. Saya itu, menjadi guru 41 tahun 9 bulan. Jadi saya adalah guru PNS terlama di Blora dari teman-teman saya karena hampir 42 tahun. Bahkan, setelah usai mendapat SK Pensiun, saya masih diminta ngajar di SD Nglebak, karena di sana kekurangan guru, rata-rata masih GTT. Namun karena kondisi fisik saya sudah tidak mampu mendidik lagi.

"Dikursus 3 bulan tentang Didaktik Metodik, jika lolos, langsung dapat SK PNS," jelas Dia. Gajinya pun, katanya, 1967 masih 356 rupiah. Sedangkan sejak 1970 sudah 60 ribu. Selain rajin, sosok berjiwa guru ini terlengkap administrasinya. Ia juga pernah mengikuti diklat kepegawaian di Pati dari PNS semua bidang. Ia berhasil lolos meskipun bermodal ijazah SMP. "Setiap mau naik golongan ada ujian dinas. Jadi, katanya, saya melewati jalan panjang dari C2 sampai sekarang pensiunan menjadi golongan IVA. Meskipun saya mendidik dan jadi guru SD terlama di Blora, ujarnya, karena bertugas selama 41 tahun 9 bulan, pasalnya biasanya PNS bertugas itu hanya 38 tahun dan ada yang kurang. "Tapi meskipun terlama, saya juga tak dapat penghargaan apa-apa dari pemerintah maupun dinas pendidikan Blora, tapi saya bersyukur sudah bisa mendidik terlama," jelas Dia.

Banyak anak didik saya menjadi sukses, katanya, ada yang jadi Ketua UPTD, Ketua PGRI, Penilik, Pengawas, Kepala Sekolah, guru dan sebagainya. "Saya itu paling rajin ikut kegiatan di berbagai tempat. Selain ditunjuk kepala sekolah, pengawas dan UPTD, saya berprinsip jadi guru itu wajib belajar dan rajin pelatihan. "Karena rajin ikut kegiatan, sertifikat saya banyak, jadi angka kredit kenaikan pangkat golongan PNS saya ya mudah," tukasnya. Pensiunan yang memiliki 3 anak perempuan ini sangat aktif di berbagai diklat. Mulai dari Blora, Pati, Kudus, bahkan di Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Ia memberi inspirasi bagi kawula muda Blora, agar bisa menjadi pemuda yang gigih, pekerja keras, sabar dan telaten. "Telaten itu kunci menjadi orang bertahan, tidak hanya sukses," pungkas Dia. (Laporan Khusus Redaksi Harianblora.com. Foto: Harianblora.com).

Baca juga: Guru Tak Bisa Bangkrut, Pengusaha Bisa Bangkrut.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pardan, Guru PNS Terlama Mendidik di Blora Rating: 5 Reviewed By: Harian Blora